Senin, 02 Januari 2017

Wiro Sableng #125 : Senandung Kematian

Wiro Sableng #125 : Senandung Kematian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : KEMBALI KE TANAH JAWA

"Aku tahu keris pusaka itu ada padamu!" kata Wiro. "Otakmu culas! Mulutmu busuk! Kalau kau menuduh aku memiliki keris itu, silahkan ambil sendiri!" kata Damar Wulung. Tiba-tiba Sutri Kaliangan melompat ke hadapan Damar Wulung. "Atas nama Kerajaan aku harap kau menyerahkan Keris Naga Kopek padaku!" Damar Wulung tertawa bergelak "Ini satu lagi gadis sesat kena tipu daya Pendekar Sableng! Aku menghormati dirimu sebagai Puteri Patih Kerajaan. Jika kau mau berlaku adil, mengapa tidak menangkap Wiro yang jelas-jelas adalah buronan Kerajaan?!" "Aku tidak mau tahu hal dia buronan atau bukan. Serahkan Keris Naga Kopek padaku!" bentak Sutri. "Ha....ha! Rupanya kau termasuk di barisan para gadis cantik yang jatuh cinta pada Pendekar Geblek itu!" "Sreett!" Sutri Kaliangan keluarkan pedangnya dari dalam sarung.



SATU

Puncak Gunung Gede tampak berdiri gagah dan indah, hijau kebiruan di bawah siraman sinar sang surya. Walau sinar itu cukup terik tapi di atas gunung udara terasa sejuk. Dari puncak gunung kemanapun mata diarahkan, terbentang pemandangan yang indah. Namun semua keindahan itu tidak terlihat, bahkan tidak terasa oleh tiga orang gadis cantik yang saat itu di arah timur puncak gunung.

Di satu pedataran, tak jauh dari sebuah pondok kayu, tiga orang gadis duduk bersimpuh mengelilingi sebuah kubur. Hanya beberapa to
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #125 : Senandung Kematian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 28 Desember 2016

Festival Musik dan idola

Festival Musik dan idola Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sebentar lagi festival sekolah tahunan kami akan diadakan, Anggota OSIS sudah sibuk sendiri untuk menyiapkan segalanya, termasuk aku sendiri, Aku sibuk berlatih bermain gitar karena udah dua tahun ini aku kalah terus di lomba gitar festival kami, Sementara juara tahun lalu Beno adalah saingan beratku. Beno adalah seorang pemain gitar yang handal walaupun skill nya gak begitu lihai, tetapi di sekolah kami skill standar pun udah ada nilai nya. Aku sendiri adalah seorang pemain gitar juga walaupun kemampuan ku gak sebaik Beno tapi tahun ini aku sendiri harus juara” “TEEEETTTT” bel tanda masuk istirahat sudah dibunyikan aku pun langsung masuk ke kelas.

Kelas ku ini adalah salah satu kelas yang paling ribut di sekolah kami, Udah terbukti wali kelas kami berganti-ganti tiap bulan, Kebetulan guru matematika gak masuk jadi kelas pun gaduh lagi, Tiba-tiba seseorang menepuk bahuku dari belakang ketika aku menoleh “Ehh, elo ben ada apa.?” Aku berusaha seramah mungkin dengan musuh beratku ini. “Nggak jim, Gua cuma mau nyapa lo aja, Gimana udah latihan gitar lo.? Beno menayakan
... baca selengkapnya di Festival Musik dan idola Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 27 Desember 2016

Berubah Untuk Meraih Keberuntungan

Berubah Untuk Meraih Keberuntungan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Nobody can go back and start a new beginning, but anyone can start today and make a new ending. – Tak seorangpun dapat kembali ke masa lalu dan memulai awal yang baru. Tetapi setiap orang dapat berubah sedari sekarang dan menciptakan sebuah akhir yang berbeda.” Maria Robinson, penulis.

Di masa krisis keuangan global seperti sekarang dibutuhkan kemampuan untuk cepat berubah. Banyak orang terpuruk tetapi juga banyak orang muncul menjadi orang-orang sukses dalam berbagai bidang. Kenyataan tersebut seolah menegaskan bahwa kesulitan dalam proses perubahan dapat sangat bermanfaat jika dipandang sebagai alarm untuk segera berubah dengan berbenah, berusaha lebih keras, bersikap lebih hati-hati dan lain sebagainya.

Berubah merupakan kunci fundamental untuk memenangkan tantangan dalam bentuk apapun dan meraih kehidupan yang lebih baik. Tak seorangpun dapat meraih perubahan hidup jika ia masih melakukan kebiasaan yang sama. Ghandi mengatakan, “You must be the change you wish to see in the world. – Anda sendiri harus menjadi
... baca selengkapnya di Berubah Untuk Meraih Keberuntungan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 19 Desember 2016

Menunggangi Paradoks

Menunggangi Paradoks Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anda ingin lebih kreatif dan tampil impresif? Kalau cuma mau impresif, mintalah gendong Rupert Murdoch, raja media dunia, News Corporation, yang pada tahun 2008 saja konon pendapatannya US$ 33 miliar. Kalau gamang dengan itu, atau malah ribet, tunggangi saja kekuatan paradoks, maka Anda akan mendapat keduanya.

Kedahsyatan paradoks terletak pada kesan pertamanya yang seakan-akan kontradiktif, tapi sesungguhnya berjalan seiring. Kalau Anda bisa menungganginya, dahsyat Anda.

Karena hakikatnya yang “terkesan kontradiktif padahal nyatanya tidak” itu, paradoks tidak langsung kasat mata. Itu pula sebabnya, paradoks biasanya hanya kita dijumpai di kedalaman pengalaman yang telah direfleksikan. Karena itu, paradoks banyak sekali ditemukan di ranah kebijaksanaan. Dalam khasanah kebijaksanaan itu, pengetahuan mengenai hal-hal yang bersifat paradoksal biasanya naik ke level wisdom. Fokus tatapan dan refleksi Anda ke arah itu akan mengasah Anda menjadi lebih kreatif, atau lebih cerdas, atau lebih “dalam dan bijak”, atau malah ketiga-tiganya.

Karena itu, kalau mau jadi kreatif dan tampil impresif saya ajak Anda untuk berpikir paradoksal. Maksud saya, kembangkan suatu pola pikir yang secara spontan melihat suatu hal atau perkara dari perspektif sebaliknya, lal
... baca selengkapnya di Menunggangi Paradoks Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 15 Desember 2016

Hadiah dari Kakek

Hadiah dari Kakek Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hari Minggu kemarin aku ikut orangtuaku ke Solo. Ada undangan dari bulik Sri. Ini untuk kesekian kalinya aku ke Solo. Tetapi ini untuk yang pertama kalinya aku pergi dengan kakek. Biasanya hanya dengan orangtuaku saja. Di dalam bis, kakek banyak bercerita tentang Solo, kota tempat kelahirannya. Keraton Solo, Pasar Klewer, Kleco tempat bermainnya dan beberapa tempat yang asing di telingaku mengalir tanpa henti. Aku hanya mengangguk-angguk sambil menahan kantuk. Perjalanan yang menyenangkan.

Walaupun tidak bersekolah, kakek Dullah, itu nama kakekku, pengetahuannya sangat luas. Beliau banyak mengamati peristiwa-peristiwa di sekitarnya. Dulu, saat aku kelas II SD, ada surat dari pakde Sastro di Jambi. Aku yang sedang tiduran sehabis pulang dari sekolah, dibangunkan kakek.

“Inilah akibatnya kalau tidak mau belajar. Membaca surat dari anaknya saja tidak bisa. Kamu yang belum terlambat, jangan meniru kakekmu dulu. Kakek kalau disuruh belajar malah bermain. Beginilah akibatnya,” katanya saat aku sudah berada di depannya. Aku
... baca selengkapnya di Hadiah dari Kakek Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 15 Maret 2015

Solusi Agar Indonesia AMAN

Suatu waktu saya melihat sebuah status di facebook
seperti ini

kalo jalan kaki ada yang jambret
kalo pake motor ada yang begal
kalo pake busway rawan dengan pelecehan seksual
kalo pake comuterline rawan dengan copet
kalo pake taksi rawan di rampok

Mau sampai Kapan rakyat dihantui rasa takut ???
NEGARA yang katanya memberikan fasilitas kemanan bagi seluruh rakyatnya,
apakah TNI dan POLRI di fungsikan untuk melindungi kaum elit saja ??
Apakah hanya Presiden dan segala Pejabat negeri ini yang berhak dilindungi oleh
alat keamanan negara ???
apakah rakyat jelata tidak berhak di lindungi dan mendapatkan rasa aman di negeri ini ???
DIMANAKAH PERAN NEGARA SEBAGAI PELINDUNG RAKYATNYA ???
padahal sudah jelas tertera dalama UUD 1945 pasal 28 D dan Pasal 28 G
PASAL 28 D
(1) Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, PERLINDUNGAN, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum
Pasal 28 G
(1) Setiap orang berhak atas PERLINDUNGAN DIRI PRIBADI, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.
Telah tertulis jelas di kedua pasal tersebut dengan demikian negara ini masih gagal dalam memberikan perlindungan kepada seluruh rakyatnya.
sejatinya hal ini disebabkan oleh sistem pemerintahan negara ini yg sudah semakin jauh dengan alquran dan sunnah.
Dan negara ini tidak mau menerapkan syariah islam sebagai konstitusi tertinggi di negeri ini
Bila negeri ini melihat sejarah dan mau menerapkan syariah islam seperti yang pernah di lakukan oleh negara turki utsmani pada tahun 1299-1924 M yang menghasilkan kejayaan selama 624 tahun. Meski kemudian hancur juga karena konspirasi politik yg dilakukan oleh mustafa kemal pasha.
Bila kita melihat sejarah negeri ini, syariat islam sejatinya sudah pernah di terapkan oleh para wali sanga yang ada di pulau jawa.. Mau tau apa buktinya ???
Pada tahun 808 H (1404 M) berangkatlah Sembilan da`i ulama dari berbagai tempat di wilayah daulah Khilafah atas sponsor Sultan Muhammad Jalabi dari Kesultanan Turki Utsmani ke tanah Jawa melalui Kesultanan Samudra Pasai. Mereka adalah Maulana Malik Ibrahim ahli tata pemerintahan negara dari Turki, Maulana Ishaq dari Samarqand yang dikenal dengan nama Syekh Awwalul Islam, Maulana Ahmad Jumadil Kubra dari Mesir, Maulana Muhammad al-Maghribi dari Maroko, Maulana Malik Israil dari Turki, Maulana Hasanuddin dari Palestina, Maulana Aliyuddin dari Palestina, Muhammad Maulana Ali Akbar dan Syekh Subakir dari Persia.
Sebelum ke tanah Jawa, umumnya mereka singgah dulu di Pasai. Adalah Sultan Zainal Abidin Bahiyan Syah penguasa Samudra-Pasai antara tahun 1349-1406 M yang mengantar Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishaq ke Tanah Jawa.
Pada periode berikutnya, antara tahun 1421-1436 M datang tiga da’i ulama ke Jawa menggantikan da’i yang wafat. Mereka adalah Sayyid Ali Rahmatullah putra Syaikh Ibrahim dari Samarkand (yang dikenal dengan Ibrahim Asmarakandi) dari ibu Putri Raja Campa-Kamboja(Sunan Ampel), Sayyid Ja’far Shadiq dari Palestina(Sunan Kudus), dan Syarif Hidayatullah dari Palestina cucu Raja Siliwangi Pajajaran (Sunan Gunung Jati). Gelar sunan berasal dari kata susuhunan yang berarti “yang dijunjung tinggi” atau “panutan masyarakat setempat”.
Mereka semua berjuang menegakan syariah islam dengan berbagai cara ada yg menggunakan gamelan, wayang dan lain sebagainya.
Bukti yang kedua adalah terbentuknya beberapa kesultanan-kesultanan di nusantara seperti :Kesultanan Brunai Darussalam,Kesultanan Malaka,Kesultanan Sulu,Kesultanan Demak,Kesultanan Pattani,Kesultanan Banten dan masih banyak lainya,
Bukti lainya yang masih ada yaitu bila dilihat dari sistem bangunan pemerintahan yang ada di daerah daerah yaitu
Sebuah alun-alun kota yang di depanya ada masjid dan ada balaikota . ini mengandung arti bahwa sistem pemerintahan tidak
boleh jauh dari agama dan alun-alun yg sekarang dijadikan sebagai wisata keluarga pada masa kini sejatinya dulu digunakan
untuk menghakimi/melaksanakan hukuman secara syariah islam bagi warga yang melakukan tindakan maksiat atau pun tindakan pelanggaran hukum syariah islam.Wallahu A'lam Bishawab
‪#‎Jadilah‬ generasi muda yang melek islam bukan menjadi generasi yang sekuler

Kamis, 03 Juli 2014

Univeristas Kehidupan


Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR.
Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
Seorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit
Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.
Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.
Tetap semangat….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN
TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.